Lantunan Merdu Sayyid Zulfikar Bikin Jamaah Larut dalam Sholawat di Puncak Haul Mbah Dowo 2026
KabarRembang.net – Rembang || Suasana Lapangan Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Kamis malam (29/01/2026), terasa berbeda. Ribuan jamaah yang memadati area pengajian puncak Haul Mbah Dowo larut dalam lantunan ayat suci dan sholawat yang dibawakan dengan suara merdu oleh Sayyid Zulfikar, qori’ internasional asal Jawa Timur.
Sejak awal kemunculannya di atas panggung, Sayyid Zulfikar langsung menyedot perhatian jamaah. Dengan suara khas yang lembut namun menghunjam kalbu, ia tak hanya melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga mengajak para hadirin bersholawat bersama. Alunan suaranya seakan menghipnotis, membuat jamaah khusyuk, terdiam, bahkan hanyut dalam suasana spiritual yang mendalam.
Puncak haul ini menjadi penutup rangkaian panjang peringatan Haul Mbah Dowo Tahun 2026, tokoh yang diyakini sebagai cikal bakal Desa Tegaldowo. Sebelumnya, rangkaian kegiatan telah diisi dengan Qodmil Qur’an di makam Mbah Dowo yang dilaksanakan secara bergilir oleh jamaah perempuan dan laki-laki dari seluruh dukuh di desa tersebut.
Sholawat demi sholawat menggema di lapangan, diiringi Hadroh Majelis Shalawat Al Huda Desa Tegaldowo. Jamaah tampak kompak mengikuti ajakan Sayyid Zulfikar, melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW dengan penuh penghayatan. Beberapa jamaah terlihat meneteskan air mata, tersentuh oleh suasana yang tercipta.
Selain lantunan qiro’ah dan sholawat, pengajian umum juga diisi mauidhoh hasanah oleh KH Nur Yanto (Modin Gendeng) dari Kabupaten Pati, yang menyampaikan pesan penting tentang meneladani perjuangan para pendahulu serta menjaga persatuan dan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala Desa Tegaldowo, Kundari, SE, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas suksesnya pelaksanaan Haul Mbah Dowo tahun ini.
“Alhamdulillah, haul tahun 2026 berjalan lancar dan penuh keberkahan. Kehadiran Sayyid Zulfikar dengan lantunan qiro’ah dan sholawatnya benar-benar memberikan kesan mendalam bagi jamaah,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia serta antusiasme warga Tegaldowo yang terlibat aktif sejak awal hingga puncak acara.
Haul Mbah Dowo tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum spiritual dan silaturahmi bagi masyarakat. Melalui lantunan ayat suci, sholawat, dan doa bersama, warga berharap semangat para pendahulu terus hidup, mengantarkan Desa Tegaldowo menuju kehidupan yang rukun, tentram, dan penuh keberkahan.
