Pemuda Rembang yang Sempat Hilang Ditemukan di Pasuruan, Koordinasi Lintas Daerah Percepat Penanganan
Kabarrembang.net — Seorang pemuda asal Desa Kuangsan, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Syaikul Anwar (26), yang sebelumnya dilaporkan hilang, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Syaikul diketahui meninggalkan rumah pada Jumat (03/04/2026) dengan mengendarai sepeda motor Yamaha N-Max. Ia berpamitan kepada keluarga untuk mengambil obat di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang guna mengatasi kondisi depresi yang dialaminya.
Namun, karena bertepatan dengan hari libur nasional, tujuan tersebut urung dilakukan. Syaikul sempat berkeliling di wilayah Kota Rembang sebelum akhirnya melaju ke arah timur hingga mencapai Pandaan, Pasuruan, yang berjarak lebih dari 300 kilometer dari tempat tinggalnya.
Perjalanan tersebut terhenti setelah bahan bakar sepeda motornya habis. Warga setempat yang melihat kondisi Syaikul dalam keadaan linglung kemudian membawanya ke Polsek Pandaan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Informasi penemuan itu kemudian menyebar hingga sampai ke jajaran kepolisian di Rembang. Anggota Polsek Sluke, Aipda Alfian, berhasil mengidentifikasi bahwa pria tersebut adalah Syaikul Anwar. Proses komunikasi antara pihak keluarga dan Polsek Pandaan dilakukan melalui sambungan video call pada Minggu (05/04/2026).
Setelah identitas dipastikan, Aipda Alfian bersama Brigadir Deni Arwianto mendampingi keluarga untuk menjemput Syaikul di Polsek Pandaan.
“Atas izin Kapolres, kami berangkat ke Pandaan dan tiba sekitar pukul 00.00 WIB,” ujar Aipda Alfian.
Rombongan kemudian kembali ke Rembang dan tiba pada Senin pagi (06/04/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Sementara itu, sepeda motor milik Syaikul dititipkan pada jasa towing yang kebetulan melintas dari wilayah Mojokerto menuju arah barat.
“Alhamdulillah ada rekan towing dari Batangan, Pati, yang sedang membawa kendaraan dari Mojokerto ke arah barat, sehingga sepeda motor bisa ikut dititipkan,” imbuhnya.
Keberhasilan penanganan kasus ini juga didukung oleh sinergi komunikasi lintas daerah yang solid antaranggota kepolisian. L'DEM (Leteng Dua Empat/24) Pondok Dayung turut berperan dalam menyampaikan informasi secara cepat dan tepat, sehingga mempercepat koordinasi di lapangan.
Komunikasi yang terjalin antara personel SPKT Polsek Pandaan Polres Pasuruan Polda Jawa Timur, Aipda Agung Suseno, dengan Aipda Edy Riyanto, anggota Sat Polairud Polresta Pati Polda Jawa Tengah, menjadi salah satu kunci utama dalam mempercepat proses identifikasi dan pemulangan korban.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya jaringan komunikasi yang solid antaranggota kepolisian lintas wilayah. Dengan koordinasi yang baik, penanganan kasus orang hilang dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
